
Ayam Buras adalah salah satu jenis ternak yang paling banyak dipelihara dalam rumah tangga Tani., Terutama dipedesaan. Seperti halnya ternak lain, Salah satu faktor penting dalam pemeliharaan ayam adalah proses pemberian pakan yang tepat dan berkualitas. Namun, biaya produksi pakan ternak sering kali menjadi kendala bagi peternak. Oleh karena itu, mengubah sampah dapur dan limbah rumah tangga menjadi pakan ternak yang berkualitas dapat menjadi solusi yang tepat bagi peternak.
Sampah dapur serta limbah organik rumah tangga seperti sisa hijauan, sayuran, dan limbah ikan merupakan bahan baku yang dapat dimanfaatkan dalam pembuatan pakan ayam. Dalam penggunaan bahan-bahan yang mudah diperoleh serta dapat digunakan ulang, memanfaatkan sampah dapur dan limbah rumah tangga sebagai bahan baku pembuatan pakan ayam tidak hanya bersifat ramah lingkungan, tetapi juga hemat biaya.
Pakan ayam dari sisa dapur dan limbah organik rumah tangga dapat dibuat dengan cara sederhana. Pertama, siapkan bahan-bahan seperti jagung, dedak, starbio, serta sampah dapur dan limbah organik rumah tangga. Kemudian, sampah dapur dan limbah organik tersebut perlu dicacah atau dihaluskan sekitar 1-2 cm. Campur semua bahan tersebut dan aduk hingga merata. Dengan Pola ini Peternak hanya perlu merogoh kantong sebesar Rp. 3.000 untuk membuat 1 Kilo Gram Pakan ayam.
Selanjutnya, campuran bahan tersebut perlu dimasukkan ke dalam plastik bag silo atau ember dengan penutup anaerobik. Fermentasikan selama 6 hari dengan suhu 30-35°C, akan meningkatkan probiotik pada pakan dan mengurangi aroma tidak sedap pada bahan-bahan tersebut. Setelah itu, pakan siap diberikan kepada ayam.
Pemberian pakan pada ayam sebaiknya disesuaikan dengan umur, kesehatan, dan aktivitas ayam. Pemberian ransum dilakukan 2 kali sehari dengan perbandingan 60% pada pagi hari dan 40% pada sore hari. Dengan memanfaatkan sampah dapur dan limbah organik rumah tangga sebagai bahan baku pembuatan pakan ayam buras, peternak dapat menghemat biaya produksi pakan dan membuat pakan yang lebih berkualitas.
Dalam penggunaan sumber daya yang efisien serta ramah lingkungan, memanfaatkan sampah dapur dan limbah organik rumah tangga sebagai bahan baku pembuatan pakan ayam buras dapat menjadi solusi yang efektif bagi peternak dalam menghadapi kendala biaya produksi pakan. Praktik ini tidak hanya bersifat hemat biaya, tetapi juga ramah lingkungan dan dapat membantu mengurangi volume sampah organik rumah tangga.